Pelatihan Penciptaan Lagu Anak Tematik Bekali Guru SD Ciptakan Lagu Pembelajaran

Sleman, Yogyakarta – Tim peneliti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang mengusung penelitian "Penciptaan Lagu Anak dalam Upaya Menghidupkan Kembali Lagu Anak Indonesia" menyelenggarakan Pelatihan Penciptaan Lagu Anak Tematik bagi Guru Sekolah Dasar di SD Negeri Klodangan, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap pada 24 April serta 10–11 Juni 2026 sebagai bagian dari implementasi hasil penelitian yang bertujuan mengembangkan kompetensi guru dalam menciptakan lagu anak yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar.

Penelitian tersebut diketuai oleh Dr. Dra. Heni Kusumawati, M.Pd., dengan anggota Dr. Francisca Xaveria Diah Kristianingsih, S.Pd., M.A., Panca Putri Rusdewanti, S.Pd., M.Pd., Ambar Fidianingsih, M.Pd., Dayang Nimpuna, Nosi Anggana, dan Efrata Eugene Tiurma Hutasoit. Penelitian ini berfokus pada pengembangan lagu anak sebagai media pembelajaran sekaligus sebagai upaya menghidupkan kembali keberadaan lagu anak Indonesia yang sarat akan nilai edukatif dan karakter.

Pelatihan ini ditujukan bagi guru kelas Sekolah Dasar yang tidak memiliki latar belakang pendidikan musik. Selama ini, banyak guru memanfaatkan lagu yang telah tersedia dalam proses pembelajaran, namun belum memiliki pengalaman dalam menciptakan lagu yang sesuai dengan tema pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, pelatihan dirancang agar guru mampu menghasilkan lagu sederhana yang dapat digunakan sebagai media belajar sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh pembekalan mulai dari dasar-dasar penciptaan lagu, penyusunan melodi, hingga penulisan lirik yang disesuaikan dengan tema pembelajaran di sekolah dasar. Materi disampaikan secara bertahap dengan pendekatan praktik sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dapat langsung menghasilkan karya lagu tematik yang siap diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.

Metode pelatihan dirancang sederhana dan aplikatif sehingga dapat diikuti oleh guru nonmusik. Peserta diajak memahami hubungan antara tujuan pembelajaran dengan isi lagu, menyusun melodi yang mudah dinyanyikan anak, memilih ritme yang sesuai, serta menulis lirik yang komunikatif, edukatif, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta didik.

Melalui kegiatan ini, guru diharapkan memperoleh kepercayaan diri untuk mengembangkan kreativitas musikal di kelas tanpa harus memiliki kemampuan musik yang mendalam. Lagu-lagu yang diciptakan guru diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang menarik, meningkatkan partisipasi peserta didik, serta membantu penyampaian materi secara lebih menyenangkan.

Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk implementasi hasil penelitian yang tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan. Dengan membekali guru sekolah dasar kemampuan menciptakan lagu tematik, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkaya bahan ajar berbasis musik sekaligus mendukung upaya menghidupkan kembali lagu anak Indonesia melalui pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan sekolah dasar.